kumpulan puisi 2005-2007

Posted: December 11, 2010 in Poetry

1

aktifitas klise

Tepian sempit yang kujelajahi adalah tepian artisik penuh corak
Padang rumput yang menukar onggokan pohon liar meranggas pada porosnya
Kilau mentari dengan bayang keteduhan zona yang tidak kontras
Adalah simbiosis anonim tanpa makna yang menggeserkan triplet ke nada minor

Tengadahku berjibaku dengan tumpuan akar menganga dari langit
Ragaku terpaku berucap kosong mengumbar bolong
suatu angkara murka mewajahkan takdir ke perempatan mimpi
aku menarik dan meliukkan garis kekawanan tegak lurus geometri omongkosong

taburan remah kapalan berkobolarasi dengan sauh sauh ombak poseidon
genggamku bersahutan dengan nyatanya arakan peduliku padamu
kabut lampionnya berkejap kejap tembuskan noktah pencerahan abadi
saat kejujuran beraktifitas murnikan penembusan tak bermakna
begitu aku terbahak bahak disini bertemankan keparat

2

Sahabat

Sahabat….

Apakah engkau ingat saat kedua pundak kita bersandar pada rumput liar
Dan kedua mata kita memandang birunya langit penuh arak arak awan
Seluruh raga kita terlentang dibawah kaki langit yang cerah
Deru kapal latihan perang mewarnai lalu lalang pemandangan di alam raya
Terkadang terdengar pula bising kereta api lewat di depan kita
Tak jauh dari situ pula kita selalu melihat biri2 berlarian
Disanalah kita biasa melewatkan waktu kita�E

Sahabat�E

Kita selalu berjalan dari satu tempat ke tempat lain tanpa alas kaki
Bergandengan dan saling mempayungi di bawah terik sinar matahari
Menyandarkan kening pada lantai dingin di rumah-rumah Tuhan
Memeluk hangat kedinginan batin pada permadani di
Membasuh kedua kaki dan wajah penuh debu jalanan
Disanalah kita biasa melewatkan waktu kita�E

Sahabat�E

Aku rindu menghabiskan hari-hari bersamamu lagi�E
Aku rindu berbagi bekal dan minuman dari tas kecil kita
Aku rindu bertukar buku dan tertawa riang akan warna warni ceritanya
Di bawah pohon rindang tempat kita berayun ayun menerpa angin
Di antara sapuan alam sejuk yang berhembus saat matahari terbenam
Di antara bunga merah yang merekah bagai gerak kita
Di antara telaga yang jernih airnya bagai persahabatan kita
Aku sangat merindukanmu sahabatku�Esangat�E

3

Dibawah naungan Oak

Dibawah naungan Oak
aku menyadur rasa kalut dan perdebatan jiwa

Kupandangi setiap desir luka
yang semakin mengkapal tiap hitungan detiknya

Aku memainkan harpa elevasi bobrok
dan mabuk lintah berurai saliva

Aku bersegara enyahkan kolom yang mengemas protes gerakku

Aku bersegera untuk berlari lagi..lagi dan lagi�E

Aku terjembab
dan jiwaku berhentak-hentak
�Emenggumam�Eenggerutu�E

Aku ingin pergi dan tidak pernah ingin pulang�E

Irama Contradansa memabukanku dan menyeretku kembali

Aku blokir seluruh nadiku menjauh menghindari oak

Kuberpegang pada sulur-sulur kalbu kesadaranku
tapi tidak bisa difungsikan

Aku mengayuh ulang kuat-kuat sampan egoku
tapi arus itu menyeretku..membenamkanku�E

Aku memanjat tebing-tebing intuisiku
�Eelapakku terluka parah aku jatuh lagi�E.

Aku terdiam dan berujar�ESial!!!!
tidak adakah yang lebih nyaman dari tidak pergi dari naungan oak�E

Aku berteriak pada diriku
aku tak mau terbuai dan terlelap disana�E

Aku akan mengumpulkan lagi semua cita-citaku�E
aku berjanji!!!!

Aku muak disana!!!!!!muak!!!!

4

Jika Setan jatuh Cinta pada Malaikat

Mungkinkah aku mencintaimu ?
yang tinggal di dunia penuh warna warni,
salam sejahtera dan kedamaian?

Mungkinkah aku menyayangimu ?
yang hidup di antara kesejahteraan,
kebahagiaan dan harapan?

Mungkinkah aku bisa memilikimu ?
yang harumnya tiada tara,
yang lurus langkahnya
dan sangat tinggi derajatnya?

Mungkinkah aku bisa memelukmu ?
sebentar saja�Eeski hanya untuk sesaat�E

Ah�E
kemudian aku memainkan kembali

bola bola mimpi indah seorang setan ini
sambil tertawa

dan sambil bergumam aku berkata

“takdirku adalah absurd untuk semua yang kuandaikan itu�E
ya semuanya absurd….

sangat absurd…..

terlalu absurd!!!”

5

SUNGAIBULAN

saat aku memandangmu

dalam kelengahanku

ku sandarkan pundakku pada alam

cahayamu memantul di indahnya gelombang mineral

aku merebahkan ragaku pada tepian ilalang

kupandangi langit suaka bintang

kemilaunya masih selau sama

indahnya selalu abadi

luasnya tak pernah terukur

jelajahi warna pekat galaksi

semilir kesejukan memacuku berteduh

berlindung dalam genggaman atmosfir ini selamanya…

6

Cintailah Kepalsuanku

jika kau terbangun ingatkanlah untuk
menanamkan kebencian di kepalamu

agar kau mengoyak habis semua mulut manisku

agar kau membenamkan kepalaku
yang bersikeras untuk membohongimu

agar kau mencabik hatiku yang
enggan setia padamu

agar kau merantai kedua tangan dan kakiku
yang selalu meninggalkanmu

agar kau menyeretku perih hingga aku
berhenti berpura pura
dengan semua omongkosong ini

agar kau meremukan semua tulangku
untuk menghentikan seluruh
kepalsuan ini

bencilah aku dengan sangat
buanglah aku dalam lubang hitammu
bakarlah aku dalam api cemburumu
dan kuburlah semua tentang aku
sampai mencapai titik ejakulasi
bencimu yang tertinggi

dan aku damai disana….

7

PARNO SITUASI

Dudukan kepak terbangku

Lagukan ironi nafasku

Runtuhkan ego kebesaranku

Palingkan pergoyangan perspektifku

Redupkan revolusi konstantaku

Sematkan susunan kontrolku

Balutkan kulminasi balikku

Patahkan filsafat gerakku

Parno situasi!!!!!

8

Bunda

Bunda….

kau adalah wanita yang
selalu membesarkan cita cita
dan mimpiku setiap saat…

sikapmu mengajarkanku agar aku kuat…

tutur katamu menjadikan aku hampir sempurna…

kaulah kasih Tuhan yang paling nyata…

kau adalah karyaNya yang paling cantik…

tak heran Dia menitipkan
kunci surga padamu bunda….

9

Aku ingin membunuhmu

saat ini aku jauh dari
eksistensiku sebagai aku
yang bersarang dalam otaku
hanyalah sekeranjang sampah
nafsu yang kian menggila
saat kau tanamkan racun
dalam pemikiranku
aku menolak dari apapun juga

seperti belenggu
yang mengetat setiap harinya
seperti belatung hidup
yang menggelitik
pikiran setiap jeda
seperti luka yang
kian bernanah dan membusuk

Setan!!!
aku semakin nyata
ingin membunuhmu

10

Drakula tidak pernah Insomnia

Aku bangun saat mentari bersembunyi
temanku adalah kegelapan, gagak dan kepekatan
yang kuimpikan adalah merah segar kehidupan
dibawah cahaya bulan aku biasa terbang menerpa angin
pagi hari kembali tertidur dan kembali sangat tertutup
warnaku sangat pucat sama seperti dinginnya sikapku
kadang kali aku merindukan warna warni cahaya pelangi
cahaya kilauan embun pagi yang diterpa sinar matahari
dan canda tawa dan senyum dunia dimanapun
aku biasa memeluk kesendirian dengan kedua tanganku ini
dan aku hanya bisa bermimpi untuk siang hari
yang telah lama sekali hilang….

11

Jika hanya

jika boleh…
besok aku ingin bersamamu…
mengendus nafasmu..
menikmati keberadaanmu..
merasakan hadirmu…

jika boleh…
besok aku ingin memandang senyummu…
mengagumi gerakmu…
memuja keteraturanmu..
memeluk hangatmu….

jika boleh…
besok..
hari ini..
dan nanti..
aku ingin terus mencintaimu…
dan selalu sama…
seperti saat sejak pertama kali
aku jatuh cinta padamu….

12

Jete

Nama gadis itu Jete
pipinya bersemu kemerahan
rambutnya kemilau pirang
ditata teratur dan sangat lembut
kulitnya sangat putih dan bersih
kedua matanya bening seperti langit biru
bibirnya merona semerah lembayung

Jete yang manis berayun ayun dibawah pohon
pada suatu sore
saat mentari tenggelam menyambut malam
menyanyi riang tanpa beban
lalu menari nari meliuk kanan kiri
kedua kakinya menghentak
kedua tangannya bergerak gemulai
senyum di wajahnya tak pernah hilang

jika saja semua pria di dunia
ini pernah mengintip celah surga
semua pria akan mengatakan pernah
melihat Jete….

13

Sekat

kehidupan ini hidup dari hasil pemikiran
bagi engkau yang selalu berpikir
ketabahan hati dan ketajaman pikiran
adalah solusi terpilih dalam suatu gelapnya
dinding sekat Cosmo yang eksklusif

apabila sekat itu tercipta
kita hanyalah genangan air yang mengalir
diantara sepuluh jari jemari ini
dimana kita tidak akan pernah dapat mewajahkan
wajah yang satu dengan wajah yang lain

antara tiap sekat terjembatani jurang yang kekal
dan antara sekat terpampang dua gambaran sisi nafsu
hakiki dari manusia yang terbentengi

semua sekat menjadikan manusia menghargai keterbatasan
dan lebih berani untuk berpikir
untuk melihat ke sebelah sekat yang lain
dengan seluruh akal yang dipunyai

14

Selingkuh

kau bilang kau mencintaiku
lebih dari cinta itu sendiri

kau bilang kau menginginkanku
seperti kau tidak pernah menginginkan siapapun

kau bilang kau membutuhkanku
lebih dari apapun didunia ini

kau bilang kau merindukanku
seperti tidak ada lagi hari esok

kau bilang kau tidak bisa hidup tanpa aku..
sekarang dan selamanya…

itulah semua yang kau katakan padaku sayang…

tapi..

jika selama ini kau berselingkuh..

aku benar-benar tidak perduli…

karena kemarin pun…

aku mengenggam tangan pria lain
yang duduk di sebelah kiriku
dalam bioskop….

saat kau juga
duduk disebelahku
dan menggenggam tangan kananku…

15

Pengulangan

aku adalah tokoh mitos lain yang
dilahirkan untuk menderita
meskipun aku bukan sisifus yang mengemban
batu besar di pundaknya
tapi nasibku dibelenggu oleh rantai Zeus
karena suatu kesalahan

orang mengenalku sebagai protemus
orang hanya bisa memandangku
dengan kasihan dan iba
setiap malam burung kematian
mematuk matukku sampai aku
merasakan kepedihan Maha sangat
dan besoknya aku dilahirkan kembali

begitulah setiap hari aku
begitulah setiap hari
jalan hidup yang ditakdirkan akan aku
andai ada kesempatan untuk bebas
andai sang waktu kembali berputar
aku berjanji
aku akan berlari lari
dan mengitari dunia dengan
kedua kakiku
aku akan melompat
dari ketinggian berapapun
berteriak sampai terdengar berapa mil pun
merentangkan tanganku seluas apapun

16

Karena aku tidak tahu persis apa yang kupilih

saat ini ditempat aku berdiri
aku punya sepucuk pistol dan sebotol racun

saat ini ditempat aku berdiri
aku ragu akan mana yang akan kupilih
untuk cepat menjemput mati

saat ini di tempat aku berdiri
aku termangu dengan kedua benda ini

saat ini di tempat aku berdiri
aku memilih ulang lagi mana yang akan kuambil

saat ini di tempat aku berdiri
aku terdiam sejenak mencoba enyahkan
pada apa yang sedang kugenggam

sampai akhirnya aku terjatuh
tak pernah berdiri lagi

dan semua terhenti…

17

Pulanglah Sayangku

apakah kau tahu sayangku ?
bahwa aku tidak pernah membuangmu ?
bahwa aku tidak pernah membencimu ?
bahwa perasaanku masih selalu sama untukmu ?
bahwa tempatmu akan selalu aman di hatiku ?

ketahuilah itu selalu sayangku
dan pulanglah kapanpun kau
benar-benar ingin pulang
karena aku selalu menunggumu
disini….

18

Bayangkan!

Bayangkan dunia tanpa keteraturan
penghilangan, perpecahan, kekacauan
dan tumpukan anarkisme berpesta
pora di keranda keranda irasional
tak terkotakkan dan tak berdimensi

Bayangkan dunia tanpa keteraturan
Daun daun akan jatuh ke atas menghantam
mimpu mimpi yang bermetafora
dengan arah jarum jam yang bergerak
mundur dan tidak pernah menunjukan
waktu yang menjadikan tiap yang bernyawa
berjumpa tanpa jadwal yang pasti
tanpa tanggal kalender yang me rentalkan
kepastian suatu kejadian yang telah disusun
berdasarkan tekstur waktu yang simetris,
presisi dan mutlak

bayangkan dunia tanpa ketidak aturan
Hitler menjadi seniman
Badut-badut menjadi rasional
Nietzsche menjadi Casanova
ramalan hanyalah pascadiksi
tidak akan ada sebab dan akibat
peraturan2 akan lebih merupakan aksi
daripada reaksi

Bayangkan dunia tanpa keteraturan
orang akan cepat mengenal cemburu
pada penuaan dan kemudaan abadi
yang menyerbu secara acak pada
kejanggalan gen gen yang menawarkan
seloki kesedihan yang mengingatkan
kita bahwa semua yang hidup akan mati
ibarat kawanan laron yang melaju cepat
ke arah pelita
kemudian mati didalamnya….

19

Memo Seorang Perayu

mari kupegang tanganmu
apabila kau memerlukan aku

mari kupeluk dirimu
apabila kau memerlukan hangatku

mari kubantu kau berdiri
apabila kau ingin berlari

mari kubuat kau tersenyum
apabila engkau bersedih

mari kupinjamkan bahuku
apabila kau ingin menangis

mari kupapah kau berjalan
apabila kedua kakimu terluka

jangan khawatir sayang….
dan jangan pernah khawatir….

bahkan aku akan membantu
membuatkanmu
“sepasang sayap”

apabila kau ingin terbang

20

AH DISANALAH RUPANYA DIRIMU

Saat aku terjembab dihiasi segunung kekecutan

Aku mencoba mengalah dengan nama yang disebut takdir�E

Disaat siluet parauku menjerit di kegelapan

Aku coba butakan kedua mata ku
dan berharap merasakanmu terurug utuh

Aku mencarimu tapi entah dimana�E

Bangkai tulang dan bau anyir itu menyengatku�E

menyengat otakku!!!

Mereka mencoba mempermainkan lengah jiwa ku
aku dibuat menyerah!!!!

Duri kemunafikan, parang penghianatan, beling kebencian

Membuatku muntah darah bernanah
dan memaksakan seluruh ragaku untuk mengeluarkan isi lambungku
yang teramat mual!!!mual!!!mual!!!!

Tapi aku masih mencarimu�E

Aku tersesat semakin jauh makin tubuhku mengapur oleh rindu

Aku masih mencarimu dengan ransel kegamanganku

Jiwa yang sudah maha menipis
dan kulit yang sudah tercabik cabik
oleh seretan luka kepenatan
Yang mengantarkanku pada satu senti meter saja
dari yang namanya kematian!!!!

Rusuk-rusukku masih berteriak

Dimanakah dirimu!!!!

Ya Aku sekarat�E Tapi jangan harap aku menyerah!!!
Jangan harap!!!! Jangan Harap!!!!

Dan aku masih juga mencarimu�E

Saat sekarat terakhir…
pasrahku sembuhkanku
dan mengantarkanku pada suatu Zat
yang mengajarkanku nama “keajaiban�E
dan dengan kalimatnya “Kun Fayakun”!!!

Selesailah penantianku�E
terjawablah semua pertanyaan dan keinginanku�E

Ragaku diantarkanNya ke pintu Eden�E
dari balik selanya aku mengintip cahaya seindah orion.�E

Kulihat dirimu disana tersenyum
dengan senyuman seluas lautan
dan menungguku�E.seluruh ragaku berbisik…..

�EAH DISANALAH RUPANYA DIRIMU….

21

Untukmu Si Jalang

kau bilang..
kau ingin cantik seperti mereka
tapi wajahmu telah pupus oleh dosa
tak terhitung lagi berton ton birahi
yang kau semai sampai saat ini
tak terhitung berapa kali kau membuka
kedua kakimu untuk orang-orang asing

kau berpeluh kesah dengan rintihanmu
di malam malam durjana
berjuta kali kau tepiskan
iris hatimu yang tercabik
bermilyar kali kau coba
enyahkan resah jiwa disumur terasing
keidupan yang menggila

kau semakin tenggelam dan menyusut
tanpa jiwa lagi
disana pula tempat
mengeringnya air matamu

bencimu telah mendustai cita cinta dan kemanusiaanmu
ragamu bagai boneka dengan hati
yang semakin mengerak dan berkarat

manusia bisa menjadi apapun yang mereka inginkan
tapi itulah pilihanmu…

22

Berpura-Puralah Untukku

tolong berpura puralah
sekali ini saja
ini semua tidak pernah terjadi..

tolong berpura puralah
sekali ini saja
bahwa kau masih bersamaku disini..

tolong berpura puralah
sekali ini saja
bahwa kita akan mengejar cita-cita itu..

tolong berpura puralah
sekali ini saja
bahwa kita saling mencintai..

tolong berpura puralah
sekali ini saja

kalo kita bukan sesama jenis…(haha)

23

khayalku Bermimpi

saat kemajemukan suara bising
memperkosa pendengaranku
tanpa kompromi
pada suatu sudut Konvergen
tanpa hati tanpa jiwa

aku menciptakan suatu
ruang hampa udara
tanpa hitungan konstanta gravitasi
dan aku melayang bebas
dengan sudut putar 360
lalu hilang menyelami misteri
kesunyian yang menjorok kosong

yang kurindu adalah
kerumitan chopin
dengan tuts jari
dan pedalnya
atau chungga2 gitar
bernada minor yang
ber aksen samar dan
berlirik absurd

yang kuingin adalah
suara tangis meringis
dentuman bombardir
dan letusan perang
terhenti spontan tanpa
tank2 yang berderak derak
yang menyeret rantai rantai
pembunuhan yang meninggalkan
torehan luka berwarna merah

dan pada saat aku terbangun
..kuharap semuanya kembali damai

24

Cinderela bersepatu Boot

jika Drunela membangunkanku
tiap hari untuk minta
dibuatkan air panas dengan ketus
dan mengomel sesukanya

maka akan kujambak rambutnya
agar kacaw berantakan

jika Barbeta menyuruhku
tiap hari menyiapkan sarapan pagi
dengan teriakan dan makian binatang

maka akan kutonjok kedua pipi
merahnya sampai lebam dan keunguan

jika ibu tiri melarangku
ikut ke pesta dansa nanti malam

maka akan kupacari semua simpanannya
sampai dirinya terbakar cemburu

yeaahhh !!!!
akulah si Cinderela bersepatu Boot

25

Akoe tselesai Mentjintaimu

djikalau akoe tsudah berhenti oentoek menoleh
kebelakang lagi

itu berarti akoe tsudah menemukan penggantimoe

djikalau tidak ada kata-kata tjinta lagi
itu karena akoe soedah terlalu bosan akan kamoe

maafkan akoe apabila akoe tselesai mentjintaimoe

dan kali ini akoe pun menghisap cerutu kemenangan
dengan asap jang mengepoel-ngepoel di angkasa

26

Cemburuku pada Pantulanku

malam itu aku sangat begitu ketakutan
pikiran itu terus menerus menghantui

kulihat bayangan diri yang mencemooh
dan menertawakan ketakutan aku

bayangan yang nampak panjang dari tubuhku
seperti bagian dari aku yang lain

saat aku berpindah tempat
dia juga ikut berpindah mengikutiku

ah bayanganku…
irinya aku padamu
meskipun engkau pantulan
dari diriku
dan bergerak sesuai
gerak ketakutan aku
tapi tidak pernah
merasakan ketakutan itu sendiri…

27

Pandanglah Aku

pandanglah aku lebih dekat
kau akan melihat jutaan kalajengking
menjijikan menggeliat berbau busuk

pandanglah aku lebih dekat
kau akan melihat jutaan kelabang
dan kaki seribu merayap tak tentu arah

pandanglah aku lebih dekat
kau akan melihat jutaan lendir
serta darah bercampur nanah

pandanglah aku lebih dekat
kau akan melihat kengerian
sampai dirimu bergidik kaku

pandanglah aku lebih dekat
kau akan melihat kilatan nyala
api yang menjilati urat nadimu

pandanglah aku lebih dekat
kau akan melihat mimpi buruk
yang berkepanjangan tiada akhir

pandanglah aku lebih dekat
kau akan melihat mahluk
paling menyeramkan dengan
tanduk serta taring tertajam

pandanglah aku lebih dekat
kau akan melihat dunia hitam
pekat yang paling gelap

mari pandanglah aku lebih dekat lagi
apabila kau sudah bosan dan muak
dengan keindahan…

28

ayoooo!!!!

ayo kawan mari kita berjuang
melawan dan mempertahankan hak2
yang sudah direbut dari tangan
kita

mari kita injak injak ketidakadilan

ayo buat revolusi diri

mari kawan kita rubah sekitar kita

mari kita teriakan kemerdekaan
di seluruh kota dan membakar
semangat persatuan bersama

ayooooo!!!!!

29

KEtahuilah

jangan tarik tanganku,
tapi ini bukan karena tanganku
hampir buntung…

jangan paksa aku berlari,
tapi ini bukan karena
kedua kakiku terluka…

jangan paksa aku terbang,
tapi ini bukan karena
sayapku belum terlalu kuat…

jangan paksa aku berbicara,
tapi ini bukan karena
lidahku baru saja putus..

jangan pernah hakimi aku lagi…

karena kau tidak pernah tahu keadaanku…

karena kau tidak pernah mengenalku…

30

Extrude

ketika aku memakai kacamata
yang berbingkai khayal
aku melihat waktu yang sama
dalam dimensi yang berbeda
dimana aku melihat keanekaragaman
yang dilahirkan dari isolasi
yang tak bisa dihitung dalam
ukuran tiap tiap inci
dalam rumus pythagoras

gelembung sabun yang memanjakan
archimides dalam bak mandi hangatnya
kemudian berkumpul membentuk
gelembung molekul dengan suara blubub
lalu menumpahkan rintik rintik
air yang meluap ke angkasa
lalu bergabung dengan jenisnya
dan menumpahkan hujan
ke bumi yang tanahnya sudah kerontang
oleh percobaan eloktromagnetik serta polusi
yang dihasilkan oleh
kendaraan terbang yang melaju
memutari gedung pada lintasan
peradaban millenium fantasiku
yang maha menakjubkan itu

31

Menanti eksekusi

Saat aku memandang terali besi dan
sinar mentari yang kekuningan
aku menahan nafas kesendirianku�E
aku begitu sendirian tanpa siapapun..
tanpa apapun�E

Aku hanya menyimpan sejuta miliaran
kenangan berarak tentang engkau dan engkau

Tak mungkin lagi aku menatap wajahmu�E.

tak bisa lagi aku memandang senyummu�E

Tak bisa lagi aku memeluk
dan mengatakan sayangnya aku pada mu�E.

tak bisa lagi aku mendengar renyah tawamu�E.
senyummu �Eindahmu….

Andai aku bisa melihat sedikit saja bagian darimu
meski itu hanya bayanganmu saja�E

Sebentar lagi
aku tidak akan pernah menghirup udara bumi lagi�E.

Sebentar lagi
aku tidak akan pernah melihat warna warni alam semesta lagi�E.

Sebentar lagi
aku tidak akan pernah merasakan apapun lagi dari kematerian ini�E

Sebentar lagi
aku akan menjemput keabadian�E

Ya ….

tinggal sebentar lagi�E

32

X karena kita masih sangat muda X

marilah kawan kita mewarnai seluruh kota
dengan warna warni ceria

marilah kawan kita melompat dari satu gedung
ke gedung lain, dari satu atap ke atap lain

marilah kawan kita berlari lari
sekencang kencangnya meski hujan membasahi

marilah kawan kita tertawa tawa ceria

merentangkan tangan seluas luas nya

bernyanyilah dengan gembira
luapkan kebebasan kita
hilangkan semua beban yang ada

mari kita semangat menjemput semua
mimpi-mimpi kita esok hari

jangan pernah rendahkan semua mimpi

mari kita tinggikan kualitas diri

mari kawan !!!

33

Sendiri

sendiri

Sendiri aku dalam kesendirian yang menoreh bisu

sepi aku dalam kesepian dan mencumbui kekosongan

hatiku begitu hampa dalam sudut sarang laba laba

yang tak bisa terjangkau

sendiri

Sendiri hatiku begitu sangat kesepian

sangat begitu kesepian sekali

seperti…

tidak akan pernah

kutemui siapapun lagi….

34

kepoMponGku

tahukau engkau ?
aku menitipkan engkau
kepadaNya…
kau akan terbalut
dengan serabut putih
benangNya yang
menjadikanmu terlilit utuh
secara sempurna

aku berjanji padamu
ulat buluku
kau akan baik baik disana
kau akan aman disana
kau akan damai disana
tanpa beban apapun lagi
dan dapat lahir kembali
menjadi bentuk baru
yang lebih cantik
dan siap terbang
ke serambi abadimu…

yang bersayap
bebaslah engkau terbang

dan engkau yang terbang
berbahagiah…

35

Hitam

jingga bukan warnamu

saat secarik apatisme diri
menggumpal bergulung
tercampur dalam teori sejarah
negara bernama kebencian
kau memainkan mesin berkendaraan
munafik dengan flat bernomor
p e n j i l a t

ucapmu berkoar koar panjang
dan menciptakan medley
berchorus sumbang
paruhmu melumat dan mengecap ngecap
rasa asam manis kepalsuan
hingga akhirnya masuk
ke dalam tenggorokan berbentuk
s e r a k a h

Bola mata merahmu mencontek kehinaan
seringai jelaga hitam mu yang telah kau
fermentasikan dengan bergalon galon
bualan yang telah kau kemas rapi
dalam sebuah label dengan barcode
bertuliskan P e n i p u

36

Ragamu yang pernah bergerak
bertemankan peri
dan keyakinan

kesakitan dan keangkuhan
yang kau tantang
tak pernah merubah semangatmu
untuk tetap berjuang

jangan pernah khawatir kawan
sejauh apapun kau pergi
jejak kekuatanmu
masih bersama
kita semua disini
dan bara semangatmu
kian hari semakin membakar
jiwa kita untuk selalu berteriak
salut padamu !!!!

Untuk ivan Firmansyah

37

Setan berseragam Osis

Tahukah kalian apa saja yang
kupunya dalam tas ranselku ?

aku mempunyai penghapus yang
bisa memperburuk kenangan
indahmu

aku mempunyai penggaris yang
bergerigi dan membuat sesat
jalanmu

aku mempunyai pensil yang
bisa membuat semua kisahmu
menjadi mimpi buruk

aku mempunyai jangka yang
bisa membuat dirimu berada
dalam lingkaran setan

aku mempunyai crayon hitam yang
bisa mencoret coret
indahnya harimu menjadi kelam

aku mempunyai buku gambar
yang bisa kugambari dengan
semua tipu daya dan kelicikanku

38

Opini Wanita

kau pria yang paling manis
tutur katamu ramah
suaramu menggetarkan jiwa
fisikmu sempurna
dan kau sangat kaya…

tapi menurutku…

kau adalah pria
yang paling bodoh
yang pernah kutemui

kau adalah pria
yang paling tolol
yang pernah kujumpai

kau adalah pria
yang paling lambat berpikir
dalam hidupku

maaf aku tidak pernah mencintaimu

39

SeNja

wahai senja…
tariklah aku dalam sepimu
bawa aku ke jantung redupmu
semayamkan aku dalam kesunyian
di dasar abadimu
kupuja selalu keindahanmu
terpesona aku akan
perhiasan ronamu…

wahai senja
sumber kehidupan
berikan aku pengetahuanmu
ajari aku ketenanganmu bersuasana
perlihatkan kekuatan abadimu
ajarkan aku cara menghanyutkan
perasaan
jadikan aku bagian dari warnamu

agar aku selalu mengerti…..

40

kawat Belukar

pada suatu ketika
di dalam suatu masa
saat aku bergumul dengan lekukan muara
firasatku menekan tombol skeptisme bersuasana
dalam hingar bingar gelora tapak bersenyawa

pada suatu ketika
di dalam suatu masa
saat aku mengenali sosok tanpa kerangka
ituisiku bergidik mencerca
senyap sunyi ganjil mengangkara
ritme kegamangan bertutur kata
lolongan rimba saling bertegur sapa
di bawah berjuta mimpi tanpa suara

41

Empati

apakah
kita benar-benar perduli dengan

mereka…

mereka ….

mereka….

mereka…

mereka
dengan tatapan kosong dan penderitaaan

mereka
yang berpagut pagut tanpa atap yang melindunginya

mereka
tanpa baju hangat dan tanpa sanak saudara

mereka
tanpa masa depan, tanpa alas, tanpa tujuan

42

Aku, Dia, dan Mereka

Akulah Desember yang dingin
semuanya terlihat lebih putih

aku tak pernah melihat
warna sejuk air yang berloncatan
diantara air mancur Zahringer

tak pernah kulihat
indahnya lily, Aster,cyclamen, tulip
dan ranumnya buah cherry

warna warni keemasan pantulannya
diatas daun mapel
burung dara yang berterbangan
di sekitar Heinzstrasse

Gadis2 dengan brokat berenda menghidupkan
Gramafon dan bersama menyanyikan Bordello

Dialah Juli yang yang hangat
semuanya terlihat lebih berwarna

Dia tidak pernah menikmati bekunya salju
danau yang membeku dan mengkristal
hidangan malam dengan steak, lobster,
sup kepiting, kalkun dan anggur putih

dia tidak pernah melihat gemerlap hiasan natal
dan lampu lampu di pohon cemara
dengan kado warna warni yang cerah

boneka salju dan bola bola yang bergumpal
nyanyian natal, permen, dan coklat
coklat yang tertumpuk rapi

Merekalah April yang basah oleh rintik hujan
semuanya terlihat lebih abu abu

mereka tidak pernah tau akan rasa beku dan rasa hangat

mereka tidak pernah melihat anak2 manis bermain
di taman dan memakan ice cream strawberry
dengan cone berwarna yang manis

tidak pernah pula menyaksikan
orang tua yang menghabiskan sandwich dan susu nya
sambil duduk-duduk di taman Holdenstrasse

anak remaja yang berteriak riak diatas rollercoaster
di taman bermain dengan balon berwarna warni,
pop corn dan permen yang besar dari Candyland

aku, dia dan mereka

kita bertiga selalu

hanya bisa selalu saling memandang

43

Masa silam

masa silam …

apakah hanya sekedar keledoskop…?

apakah hanya ilusi…?

apakah hanya kumpulan siluet…?

apakah hanya pikiran yang memperkaya memori…?

apakah hanya bayangan yang silih berganti….?

seperti mimpi mimpi singkat

seperti kepulan asap

seperti arak arak awan

seperti deru deru mesin

seperti butiran es

seperti tapak tapak kaki
yang kemudian
lambat laun hilang tanpa bekas
dan tersapu oleh angin…

44

Orang yang kerasukan

yakinlah dengan satu satunya jalan
menempuh kehidupan milik sendiri
adalah resume yang disebut kematian
dimana dengan maut
semua terbebas dari beban waktu yang serakah
yang menawarkan tabel logaritma tidak teratur
dan acaplaki mempersemayamkan tubuh yang bertumpu
pada tuas dan tekanan yang berelativitas dengan
realis magis yang membuat Borges dan Lucius
meng akumulasi ulang alas tilam kematian tanpa analistis

semua yang mutlak adalah bagian dari yang maha mutlak
mimbar bercorak gambar mediativ mengingatkan
kita seperti menyelidik pada Anagram
pada pergelangan tangan al Capone
yang telah meng Tuhankan Gnome
yang disebut berhala

Predikisikan jasadmu akan mentahnya demokrasi
pada anjing yang bertopengkan Lenin
sadarlah bahwa belenggu jalanan itu
membiakan kuntilanak atheis
yang berjiwa fasis
dan berseteru dengan wayang golek
berkulit kingkong komunis

sesungguhnya tembok kelakar setan itu menjilati
remah remah pagan mu akan kemewahan nyanyian
lucifer di atas altar bermandikan
kuas basah yang mentorehkan
simbol pentagram
yang bersulutkan microdetik darah penghabisan
dan membakar ujung dunia sampai karam

huh sungguh sombangnya dunia, menukar gelapnya
regenerasi dengan pencerahan exploitasi babi

45

Bhagavat Gita

oh kreshna,
sang Arjuna berhasrat mempelajari
Prakriti dan Purusha
tentang ladang dan sang pengenal ladang

oh kreshna,
sang Arjuna ingin melihatmu
berhiaskan mahkota, gada dan cakra
serta wujud universalmu yang
bertangan empat

oh Kreshna,
sang Arjuna melihatmu
sebagai yang tak pernah bermula
dirimu menyentuh langit dan mulutmu
membara dengan mulut bertaring terbuka lebar
seluruh loka ini melihat dan bergetar

oh Kreshna,
sang Arjuna, para Rudra,
Aditya, Vasu, Sadhya,
Yaksha, Asura dan Gandharava
semua nama
memandang takjub padamu

yang sejati tidak mempunyai bentuk

yang sejati tidak pernah ada habisnya

46

Pilihanku Yang Tak Pernah Mudah

hari itu kuberikan semua yang kupunya untukmu

hari itu kutukar semua kebahagianku untukmu

hari itu kukubur sudah semua mimpi mimpi indahku

hari itu kubuang sudah seluruh cintaku

semua itu kulakukan hanya untukmu

demi untuk melihat lagi senyum manismu….

47

Mari piknik

wahai kereta malam
izinkan aku menumpang
untuk jarak yang sangat jauh
karena aku membawa cukup bekal

wahai kereta malam
antarkan aku ke bulan
agar aku bisa menikmati angin
yang menerpa wajahku

wahai kereta malam
mari kunjungi bulan yang cantik
kita menggelar kain piknik
mari kita
tidur terlentang
menatap keatas langit
dan kita lihat
bumi yang cantik

48

Hari Terakhir

sehari sebelum semuanya berakhir
semua kegiatan terhenti
orang akan menghabiskan waktu
terakhirnya di tempat
yang tidak seharusnya

sehari sebelum semuanya berakhir
orang akan saling berbagi
dan menghambur hamburkan
segala yang mereka punya
dari atas balkon

sehari sebelum semuanya berakhir
orang akan merobek surat warisan
mengecat kamar mereka dengan warna
abstrak
menghabiskan semua ice cream di swalayan
berlarian bertelanjang di jalan
dan mandi lumpur di siang hari

sehari sebelum semuanya berakhir
semua orang saling tersenyum
berpelukan, berbincang mesra
berkasih kasihan dengan kekasih lama
dan bercumbu dengan cinta sejatinya

sehari sebelum semuanya berakhir
semuanya berkumpul dalam lingkaran api unggun
dengan bahan bakar cek milyaran poundsterling
dan perabot yang sangat mahal
semuanya bernyanyi, bercerita, saling mengusap

dan sampai akhirnya sampai pada waktunya
semua terdiam

49

Menunggu

tahukah engkau ?
aku masih menunggumu disana
di suatu loteng berilustrasikan
mimpi dan khayalan
masih dalam suatu ruangan yang
sama bercat warna ungu pucat
dengan lemari dan sofa tua
tempat kita melihat mentari terbenam
tempat kau biasa membisikan
cerita ceritamu disana

tahukah engkau ?
hatiku selalu hidup disana
aku masih selalu
memandang kebawah jendela
menunggu engkau datang
saat bintang bertaburan
di angkasa sana

tahukah engkau ?
aku selalu setia menunggumu
di tempat yang sama
dengan musik lembut
yang biasa kita dengar
meskipun dunia telah lama
sekali berubah

andaikan suatu hari kau datang

aku akan memelukmu erat
seperti tidak akan kutemui
lagi hari esok…

karena…

aku tidak pernah ingin
sekalipun melihatmu
pergi lagi…

50

Tuhan yang Bermotif

tersebutlah tuhan Baphomet
berwajah kambing dengan
satu lilin diantara kedua tanduk
payudaranya berselangkan eleos dan phobos
dengan ekor sekop yang menjulang
dan sayap tulang kelelawar
yang menyeruak singgasana

tersebutlah tuhan Baphomet
berdiam diantara tahta diabolik
yang menyuguhkan imaginary esotrik
bernaungkan ritualistik satanik

51

Di dalam ‘Gua’

andaikan Kau berikan aku satu kali
saja waktu dimana aku bisa melakukan
semua yang kusuka dengan hanya
menjentikan kedua jari tanganku

andaikan Kau berikan aku kesempatan
untuk merasakan keajaiban nyata
seperti yang diberikan pada
Kahfi yang tertidur 309 tahun lamanya

andaikan Kau berikan aku suatu sinar terang
untuk menyalakan obor dalam kehidupanku
agar aku tidak pernah mudah redup oleh angin manapun

52

BandunG

Mengingatmu..
tanah tempatku tumbuh

Mengingatmu..
tempat pertama aku melangkah

Mengingatmu..
tempat aku belajar

Mengingatmu…
adalah tempat aku
bisa selalu melihat senyuman
engkau, dia dan mereka…

kota ku

kemanapun aku pergi

kau selalu membuatku ingin pulang..

53

pilihanku

Jikalau kubertanya pada pekat malam
Betapa mereka akan meneriakan
ranumnya senyumu itu
Rindu ini menusuk terlalu dalam
Hampir membunuhku kira kira begitu�E

Aku berkiblat pada kenangan kemarin
Tapi rasa ini masih menusuk nusuk
Rasanya seperti harus menahan rasa sakit
Yang entah kapan sembuh�E
Atau mungkin�E.
Rasanya seperti mengantri klimaks
yang tak berujung
ya kira kira begitu�E

Ingin rasanya segera menyudahi ini semua
Tapi untuk apa juga�E
karena ternyata…

ini semua inginanku�E

ini semua pilihanku�E

54

Apa kabar ?

apa kabar wahai engkau para wanita
di negeri matahari terbit
yang selalu memakai obi dan yukata
dan rajin membuat tulisan
dengan hiragana ?

apa kabar wahai engkau
yang hidup diantara bunga sakura
diantara Gunung Fuji yang menjulang
dan diantara cantiknya para Geisha ?

apa kabar wahai engkau
yang hidup di zaman Edo
saat tenarnya drama noh
dengan iringan musik samisen
di sebuah ruangan penuh dengan
lukisan dekoratif pigmen dengan
kala berhias emas karya ogata korin
dengan penari kabuki yang membacakan
antologi man yoshu  ?

55

karena kita semua sangat berharga

kita adalah lekukan sempurna
yang membagi samudra yang bernaungkan
impian Tuhan raja alam semesta

kita adalah gambaran bunga teratai
yang mengapung tegak diatas kolam
dengen warna yang tegas

kita adalah tumpukan pengharapan dan doa
dari sejuta macam doa
yang membahana di seluruh
jagat raya

kita adalah kemenangan nyata
yang tak pernah terjangkau
oleh kebebasan bermesin apapun
di segala era kehidupan

kita adalah cita cinta kebahagian
yang merengkuh ketulusan
tiada akhir dalam kapasitas
yang tidak pernah bisa terbatas

56

Per-CERAI-an

perceraian yang membuat orang takut adalah
kenyataan pada rasa ngeri yang dihasilkan

perceraian manusia dengan kehidupannya
adalah bagai pemisahan aktor dan pemainnya

perceraian yang membagi antara kerinduan
akan kesatuan dan ketakutan akan kemutlakan
adalah gerakan inti drama manusia

perceraian nalar yang dihasilkan dari konfrontasi
antara panggilan manusiawi dan kebisuan
adalah teater yang tidak pernah masuk akal

perceraian ketidakrasionalan, kerinduan,
dan hal klise
timbul dari tiga tokoh drama yang
tidak pernah saling menyamai

57

Yaa Nur

Engkaulah pelita besar dalam
kaca yang menyala

Cahayamu seperti bintang
yang kilauannya selalu menerangi walau tidak pernah
disentuh oleh api

Engkau berkilau bagai mutiara
dengan pohon dari minyak zaitun
yang tumbuh bukan
di barat atau di timur

Engkaulah bintang diatas bintang

Engkaulah pelita diatas pelita

Engkaulah cahaya diatas cahaya

58

Angka 2 di 3 huruf konsonan

aku mengingatmu sebagai ke 1 an angka
yang tersusun rapi dari awalan hurup ganjilmu
seperti saat aku mengamatimu di 3 hurup konsonan
pada angka 2 di bulan ke 9 yang ganjil

Di perkarangan rumah bernomor ribuan
kita sudah merubah beberapa bilangan
genap menjadi ganjil
kita merubah bilangan genap
menjadi bilangan prima yang tidak bisa dibagi lagi
dan hati kita sudah menjadi 1
dalam suatu puzzle acak manis di pagi yang ganjil

59

Perhiasanku

aku hidup di dunia maha kecil
tanpa mempunyai apapun…

dan dalam duniaku
semua kehidupanku
adalah untuk menangkap bayangmu

karena…

kaulah satu-satunya keanggunan diriku
dan tahta sombongku

kaulah satu-satunya perhiasan
yang paling megah di kerajaan hatiku

dan senyumu adalah butiran
permata
paling bersinar
yang tidak pernah
membuatku berhenti
mengagumimu

59

7 baris

kenihilan mencerca arteri

memecah tragedi komedi

berkerahkan komponen televisi

berkutat membaca mati emosi

menaikan derit anggur rekontruksi

menegak kebiri pertautan evolusi

menyelami manipulasi otak karbonisasi

60

ketika aku berterima kasih

saat sinarNya
mengurai tepat alam imajinasiku

saat mukjijatNya
datang menegur sombongku

saat kuasaMu kulihat
di mata teduhnya orang-orang yang pergi berjihad

saat keagunganMu
diperlihatkan lewat seruan waktu shalat

dalam tangisku
..ku bersujud
dan tak pernah berhenti berucap
..terima kasih…

terima kasih
telah memberiku kesempatan
dan keberanian untuk hidup sampai saat ini….

terima kasih
sudah mengajarkanku
akan cinta dan kasih sayang…

terima kasih
telah memberikan kesempatan padaku
untuk hidup bersama orang-orang yang
kusayangi….
meskipun hanya itu
yang sampai saat ini aku punya…..

61

Beban

hembusan nafas ini tidaklah pernah habis
menciumi lekukan kurvamu yang mabuk
oleh nafsu prestasimu yang menggila

kehidupanmu adalah parodi kehidupan itu sendiri
yang selalu kau ingatkan padaku setiap hari
kau bagai Pekerjaan rumahku ku
yang tak pernah habis

hatimu bagaikan retakan
yang selalu bocor di musim hujan
kadang harus selalu kuseka
apabila airnya menggenang memenuhimu

kedua tangan ini ingin selalu memperbaikimu
tapi kau tak pernah meraih tanganku
dan kau tak pernah kunjung mengerti

betapa sebenarnya aku sangat perduli …

62

kilatan Jahat

perkakas stereo itu mengemas
ketamakan film biru pada nuansa
tegangan yang membuyarkan lamunan
panjang seorang penyulut api

voltage nya turun naik
sampai akhirnya meledak
memuntahkan kilat semburan
percikan api di angkasa

senyum puasnya terkekeh
saat asap hitam menggulung
bagai tornado
yang hadirkan kilatan jahat
pada stop kontak yang akhirnya
hangus terbakar emosi

63

Puisi Rahasia

Sst..
mari kubisikan di kedua telingamu
tentang suatu puisi
yang orang lain tak boleh tahu

Sst…
ini adalah puisi rahasia
mari kulukiskan di kedua telapak
tanganmu hurup hurup yang tak bisa
dilihat orang lain selain dirimu

Sst..
ini adalah puisi rahasia
coba perhatikan gerak bibirku
saat aku membacakannya perlahan
agar tidak ada seorangpun
dapat mendengar isinya

Sst..
ini adalah puisi rahasia
hanya engkau dan aku
yang tahu puisi ini
dan ingatlah!
orang lain tak boleh tahu!

64

Tewas dengan Sukses

tengadah mari kita tengadah
ke atas dunia yang tak bernama
ke dalam pelita yang sinarnya
menembus dinding lewat dinding

perikan perjuangan bangkar
terendus nafas tewas termakan serapah
emosi busuk wajahkan pada
tumpukan sayembara tak bernyawa

aku seutuhnya buta tanpa alas hati
dan apabila harus kutuliskan tinta
beramunisi bejad
topanglah artian labirin
terlanggar batas linear garis
berumpat peduli setan

tercabik kelakar resah temperamental
di kutikula remukan hati
maya tanpa Tuhan
konotsi tanpa jeda
membuang remuk garis kesadaran berjiwa
terserbuk repihan takdir
reject ulang kalimat diri !

65

ada suatu masa
dimana aku tidak pernah kuasa untuk menjalani kenyataaan
kau yang sangat kucinta telah tiada
apabila aku ada pada masa itu
tak banyak yang bisa kulakukan
aku hanya bisa menunduk bersembunyi di pojok yang kelam
memandang pada ubin yang perlahan mulai membasah
oleh linangan air mata yang berjatuhan semakin deras diatasnya

Hidup ini adalah untuk meninggalkan dan ditinggalkan�E.
Hidup memang tidak selalu harus menangisi sesuatu yang telah tiada..
Tapi orang yang hidup itu punya hati�E.
kita semua mempunyai hati�E
Dan hati inilah yang membuat kita masih menangis�E

66

aku Hanya Hidup 2 kali

aku hanya hidup dua kali
satu untuk diriku
dan satu lagi untuk mimpiku

jika hidupku untuk dirimu
dan mimpiku adalah untuk bersamamu
maka disanalah juga kau akan selalu hidup
dua kali bersamaku

67

Nestafa

akulah cacing tanah
yang menggeliat kepanasan
karena disoroti oleh suryakanta
bermilimeter tebal
kulitku hangus terbakar perlahan
saat titik didih menjemurku
dengan sadis

68

lihatlah!

Lihatlah keatas langit dan genggamlah erat kedua tanganku
senja masih saja berwarna vanila
awan tetap selalu bergumpal dan berarak mesra
warna pelangi juga masih manis membias sukma
tersenyumlah untuk kita yang dulunya pernah ada
karena semua kenangan kita juga akan abadi bersemayam disana
lihatlah keatas langit berwarna vanila itu
dan tersenyumlah lagi untukku!

69

cinta

aku hanya ingin hidup sederhana

sangat sederhana…

hanya bersamamu…

aku ingin tua bersamamu
melihat kau menua
melihat putih rambutmu
memapah jalanmu yang kian tertatih

saat kulihat sejuk matamu
kemarin, besok, dan nanti..
adalah jiwaku yang maha panjang umur
untuk bisa merawatmu
dan memberikan semua hal terbaik
yang pernah aku punyai

suatu saat kau akan mengerti
arti cinta
yang tak akan usai oleh
waktu sekalipun

cinta….

inilah cintaku padamu…

70

aku menunggnya di simpang jalan sore itu
untuk mengucapkan salam perpisahan
untuk mengatakan selamat tinggal padanya
untuk melihat dirinya terakhir kali
untuk melihat teduh matanya yang tak akan kulihat lagi
untuk melihat senyumnya yang tak pernah akan ada lagi

akhirnya dari jauh kulihat dia menghampiri

dan wajahnya …

tak pernah terlihat semanis hari itu….

71

18-24-05-07

kau bagai paket yang berisi bom waktu yang statis berdetak
tic tac toe tic tac toe tic tac toe bang beng beng boom booom
Auramu memaku langit dengan dua tapak kakimu yang maha perkasa
seperti irisan detik-detik klimaks yang menggelitik nafsuku
mengganggu kuat tulang ku yang menopang rusukku
menghambat darah yang mengalir menuju arteri dalam otakku
keberadaanmu sungguh sialanku, bedebahku, brengsekku
matamu adalah racunku, formalinku, pemicu bunuh diriku
saatnya akan ku skip waktu untuk mencumbui emosi gosongku
menjilati bara bara api menghitam yang tertahan gengsi
akan ada saatnya !!!! tunggulah aku !!!

72

untuk hari yang ke dua puluh lima

inginnya aku menyebrangi tiap jengkal langkahku
sambil memegang erat tanganmu dia atas jembatan
bambu itu…
tapi nampaknya itu hanya mimpi belaka..

inginnya aku memandang langit sambil menyandarkan
kepalaku pada kiri bahumu di atas gedung tinggi itu
tapi nampaknya itu juga hanya mimpi belaka…

inginnya aku mendengar deru ombak biru
dengan merdunya burung camar bersahutan di hari yang cerah
tapi nampaknya lagi-lagi itu juga hanya mimpi belaka…

inginnya aku duduk di bawah pohon yang rindang
ditemani riang tawamu dan bekal piknik kita berdua
tapi nampaknya itu benar-benar hanya mimpi belaka..

aku rindu padamu
kemarin, hari ini dan besokpun aku pasti merindukanmu
aku begitu teramat sangat merindukanmu…
dan ini benar-benar bukan sebuah mimpi..

73
profesi

Dirinya

adalah

yang mengkreditkan kebahagian pada retak retak hati
yang menawarkan diskon ciuman memabukan
yang mencecoki sepaket rindu berkepanjangan
yang mempresentasikan produk senyuman tiada akhir
yang menghutangkan berbulan bulan kasih sayang

dirinya

adalah bartender paling manis di awan impian

dirinya

adalah salemsman cinta di hari yang sempurna

74

aku, saya dan diriku

aku, saya dan diriku semua jatuh cinta padamu

aku, saya dan diriku tergila gila bibir indahmu

aku, saya dan diriku mabuk akan indah matamu

aku, saya dan diriku tak pernah berhenti mengagumimu

75

penyembah berhala pembaca tablatur dosa
bersinggasana dalam jaring asrama
menarik ulur tali kehidupan fana
menapak tilas berkodi kodi turnamen bangsat
menyalib cacian kurcaci pembawa arus mimpi
beringuskan aroma krim bangkai sedap malam
berinstrumenkan pianika berselendangkan phobia
mengoleskan krim pada kulit terlumuri tequila

76

Dunia yang paling indah di dunia manapun

dibawah pohon blosom

aku duduk diatas kain piknik bermotif kotak merah putih
dengan tas keranjang sandwich dan orange juice

dibawah langit biru yang sangat cerah

dengan hamparan rumput hijau disekelilingku

diantara rumah jamur warni warni yang dikelilingi bunga daffodil

dengan pemandangan sungai kecil yang membelah jembatan batu

dengan airnya yang sangat sejuk dan jernih
dengan ikan berwarna gemerlap

yang dimana kita bisa berdiri atau duduk diatas batuannnya

aku tersenyum melihatmu berlari lari mengejar
kupu kupu pada hari yang indah

saat kau berayun ayun riang dibawah pohon besar

atau saat saus tomat jatuh berlumuran di bajumu
ketika kau makan sandwich mu dengan terburu buru

dan bahkan saat kau terjatuh basah kuyup saat menangkap ikan

semua hal disini adalah duniaku..

duniaku yang maha indah…

77

seperti
seperti mengimitasi kilauan berwarna perak
pada cermin kosong
seperti mencoba meniru liukan sapuan kuas
pada kanvas yang masih putih

78

ini adalah rumahku
kau bisa mampir dan tinggal
disini

ini adalah rumahku
kau bisa melihat
senyumku setiap hari
disini

ini adalah rumahku
tempat
aku akan memasak
dan membuatkan kopi
untukmu setiap hari

ini adalah rumahku
kau bisa memegang erat
tanganku dan menyandarkan
bahumu di atas sofa
saat kau pulang kelelahan

ini adalah rumahku
kau akan selalu melihatku
tidur disampingmu
saat ku memejamkan
lelah matamu
dan akan selalu mendengar
ucapan selamat pagi
saat pertama kali
kau terbangun dari mimpi
indahmu

ini adalah rumahku
disini
kau bisa menangis dipelukanku
saat dunia menjauh darimu
saat kau merasa begitu
sangat sendirian

ini adalah rumahku
dimana aku bisa menyeka
keringatmu
dan menyuapi sup hangat
saat kau sakit dan tak
mampu bangun di suatu hari

ini adalah rumahku
tempat kau bisa belajar
dan merasa nyaman
untuk melakukan semua hal
yang kau suka disini

ini adalah rumahku
tertawa dan bergembiralah
disini
nikmatilah mentari yang
tenggelam dengan sangat manis
di halaman belakang

ini adalah rumahku
dan
aku tak akan pernah mengunci
pintunya untukmu…

79

gairah itu bersatu
dengan alkohol yang
perlahan menggerogoti
peluh teriak
kesadaran
menghanyutkan
gelap terhanyut nafsu
menggila
disusul hisapan
hisapan aroma menyengat
setan emas
mengkamuplase ilusi
surga tingkat tinggi
di wadah klimaks
yang menenggelamkan
kepala kedalam buaian
alam semesta yang sanggup
menerbangkan tiada batas
sampai akhirnya terhempas
lepas bebas

dengan kedua pipi yang memerah
lagi-lagi
kitapun tertawa kegirangan

80

o..yeah aku kira kau mengerti

kita berdua hanya meminjam
sedikit waktu dari dunia kita berdua
yang saling tidak pernah kita
perdulikan

o..yeah aku kira kau mengerti

kita berdua hanya saling
menikmati keindahan dan cantiknya
diri kita berdua

o..yeah aku kira kau mengerti

kita berdua hanya meluangkan
sedikit waktu kita untuk
saling memandang wajah kemerahan
kita yang berbahagia

o..yeah aku kira kau mengerti

kita berdua hanya mampir
di tempat yang kita berdua sangat
sukai untuk mendengar musik kita
dan tertawa tawa gila

o..yeah aku kira kau mengerti

kita berdua hanya  mencuri
batas sebentar saja
meski hanya untuk saling melihat
dan melambai

o..yeah aku kira kau mengerti
siapa kita…

81
hey aku masih disini…
aku tau
kau sudah pergi jauh
aku tau
aku mungkin tidak akan melihatmu lagi
aku tau
kau mungkin tidak akan pernah menoleh kebelakang lagi
aku tau
kau sudah pergi terlalu jauh..
jauh sekali…

tapi aku masih disini…
dan aku selalu akan ada disini…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s